Tips Perawatan
Cara Merawat Aki Kendaraan Supaya Tidak Gampang Soak
· 4 menit baca
Aki adalah salah satu komponen yang jarang diperhatikan sampai akhirnya bikin kendaraan susah dinyalakan. Padahal umur aki sangat dipengaruhi kebiasaan pemakaian sehari-hari.
Kenali Tanda-Tanda Aki Mulai Lemah
- Suara starter terdengar lebih berat atau lambat saat mesin dinyalakan.
- Lampu utama terlihat redup, terutama saat idle.
- Klakson terdengar lebih pelan dari biasanya.
- Indikator aki menyala di panel instrumen (untuk kendaraan yang punya fitur ini).
Kalau salah satu gejala ini muncul, sebaiknya langsung dicek sebelum aki benar-benar soak di waktu yang tidak terduga.
Kebiasaan yang Memperpendek Umur Aki
- Membiarkan kendaraan tidak dipakai dalam waktu lama tanpa memutus arus aki.
- Sering menyalakan aksesoris (lampu, audio) saat mesin mati.
- Jarang memanaskan mesin untuk kendaraan yang jarang dipakai harian.
- Terminal aki kotor atau berkarat sehingga menghambat aliran arus.
Tips Merawat Aki Supaya Awet
- Panaskan mesin secara rutin, minimal beberapa menit, terutama kalau kendaraan jarang dipakai.
- Bersihkan terminal aki dari kerak/karat secara berkala.
- Untuk aki basah, cek level air aki dan tambahkan air aki (accu zuur/air suling) sesuai kebutuhan.
- Hindari menyalakan aksesoris elektronik saat mesin dalam keadaan mati dalam waktu lama.
- Kalau kendaraan akan tidak dipakai lebih dari 2 minggu, pertimbangkan melepas terminal negatif aki.
Umur Aki Rata-Rata
Aki basah konvensional umumnya bertahan 1–1,5 tahun, sementara aki kering/MF (maintenance free) bisa mencapai 2–3 tahun tergantung pemakaian dan kualitas pengisian daya dari sistem pengisian kendaraan.
Sama seperti oli dan onderdil CVT, penggantian aki juga punya perkiraan waktu yang bisa dipantau. Garasilog mencatat tanggal pemasangan aki terakhir dan mengingatkan kamu sebelum masa pakainya habis, supaya tidak mogok mendadak di jalan.
